Sabtu, 13 Agustus 2011

Kiper asal Denmark, Anders Lindegaard menyebut dirinya layak menjadi pilihan utama Manchester United


Kiper asal Denmark, Anders Lindegaard menyebut dirinya layak menjadi pilihan utama Manchester United. Kiper 27 tahun ini mengaku lebih layak dimainkan sebagai starter daripada David de Gea dalam laga pembuka MU di Premier League musim ini melawan West Bromwich Albion (WBA), nanti malam.

Lindegaard ingin membuktikan layak masuk tim senior MU, meski gagal bersinar dalam 6 bulan sejak hadir di Old Trafford. “Ini waktu yang sangat menantang,” kata dia kepada Daily Star. “Menjadi starter sangat sulit. Makanya, saya harus bermain sebaik mungkin jika ditampilkan."

Lindegaard dihadirkan dari Aalesunds FK dengan transfer £3,5 juta pada akhir Januari lalu. Ia tampil bagus selama laga pramusim MU. Rival Lindegaard tak lain kiper muda Spanyol, De Gea.

Kiper 20 tahun ini baru saja dihadirkan Sir Alex Ferguson dengan transfer £19 juta dari Atletico Madrid. Kedua kiper ini diharapkan menjadi pengganti Edwin van der Sar.

Penampilan De Gea belum memuaskan. Ia kebobolan dua gol dalam laga Community Shield melawan Manchester City, Minggu lalu.

Lindegaard pun masih punya kesempatan. Apalagi, Sir Alex belum memutuskan kiper yang akan menjadi starter MU dalam laga ini.

“Saya bangga bisa bersaing sebagai kiper nomor 1 MU, meski media menyebut David akan bermain,” katanya. “Tapi, saya tetap yakin karena tampil bagus selama pramusim di Amerika."

"Tapi, jika manajer memilih De Gea, ini bukan akhir dunia. Saya akan kecewa, tapi tetap menghormati keputusan itu,” tuturnya. (art)
Sumber : http://bola.vivanews.com/news/read/240529-lindegaard-berharap-jadi-kiper-mu-lawan-wba

Jumat, 11 Februari 2011


Pazzini: Inter Hadir Di Turin Untuk Menang


Giampaolo Pazzini memulai petualangannya bersama Inter dengan catatan yang cukup mengesankan dan jelang laga sarat gengsi antara Juventus dan Inter di Turin, Il Pazzo mengklaim I Nerazzurra datang untuk menang.

Mantan bomber Sampdoria itu sempat dihubungkan dengan Bianconeri, namun dia lebih memilih La Beneamata yang kini dipoles oleh Leonardo.

"Saya senang bergabung dengan sebuah klub yang berstatus juara Eropa dan Dunia," kata Pazzini diwartakan Sky Sport Italia.

"Perbedaan yang saya rasakan saat memasuki ruang pemain adalah nuansa haus kemenangan yang dimiliki para pemain dan pelatih. Saya langsung menyadari, Inter adalah klub besar yang membidik sukses yang lebih fenomenal."

"Pertarungan melawan Juventus tentu akan berjalan sulit, tetapi kami hanya datang ke Turin untuk menang. Untuk Scudetto perjuangan kami akan ditentukan Milan karena mereka saat ini masih memimpin, tetapi Inter akan bertarung hingga titik akhir."